Home / Daerah

DJKI Gelar FBPI 2026, Dorong Komersialisasi Paten Domestik dan Hilirisasi Inovasi

Media Bela Negara - 03 November 2026, 16:36 WIB

Jakarta – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual menggelar Forum Bisnis Paten Indonesia (FBPI) 2026 di Jakarta International Convention Center, Selasa (3/11/2026). Mengusung tema Paten Penggerak Ekonomi Kerakyatan, ajang tiga hari ini mempertemukan lebih dari 3.000 pemangku kepentingan guna mendongkrak tingkat komersialisasi paten domestik yang saat ini masih berada di bawah lima persen.

Adapun, Kegiatan FBPI adalah untuk menjembatani jurang antara dunia riset dan kebutuhan industri. Acara yang berlangsung pada 3 hingga 5 November 2026 ini hadir sebagai ruang kolaborasi strategis bagi inventor, akademisi, dan pelaku usaha.

Dalam laporannya, Hermansyah Siregar memaparkan bahwa data permohonan paten dalam negeri sepanjang satu dekade terakhir baru menyentuh 34,56 persen. Angka tersebut tertinggal jauh dari dominasi pendaftar asing.

"Paten merupakan bentuk perlindungan kekayaan intelektual atas invensi di bidang teknologi yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi aset bernilai ekonomi," ujar Hermansyah.

Lebih lanjut, tingkat komersialisasi paten di Indonesia diperkirakan masih berkisar di bawah 5 persen. Kondisi ini kontras jika dibandingkan dengan negara-negara maju yang telah melampaui angka 30 persen.

Tantangan Global dan Kinerja Inovasi

Posisi Indonesia dalam Global Innovation Index 2026 yang dirilis World Intellectual Property Organization menempatkan tanah air pada peringkat ke-6 di ASEAN dan ke-55 dari 139 negara. Capaian ini menegaskan urgensi peningkatan nilai ekonomi kekayaan intelektual nasional.

Sebagai langkah konkret, rangkaian FBPI 2026 menghadirkan berbagai agenda penting. Mulai dari pameran inovasi, Paten Townhall Pitching, hingga sesi IP Valuation dan IP Financing yang membahas pemanfaatan paten sebagai jaminan pembiayaan.

Sinergi Lewat Rangkaian Business Matching

Sebelum puncak acara di Jakarta International Convention Center, DJKI telah menggelar empat kegiatan business matching sepanjang tahun 2026. Pertemuan tersebut mempertemukan pemegang paten dari perguruan tinggi dengan sektor industri untuk menjajaki peluang lisensi dan kemitraan usaha.

Melalui sinergi yang terbangun, DJKI optimistis FBPI 2026 mampu mendorong hilirisasi teknologi lokal. Langkah ini diharapkan memperkuat ekosistem inovasi sekaligus menggerakkan roda perekonomian nasional secara berkelanjutan.

Share :

google.com, pub-1323206817749951, DIRECT, f08c47fec0942fa0

TERPOPULER


Lainnya