Jakarta – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II, Marsda TNI Muzafar, menegaskan bahwa pengabdian terbaik merupakan sebuah kehormatan bagi bangsa dan negara. Penegasan tersebut disampaikannya saat memberikan entry briefing kepada seluruh prajurit Kogabwilhan II yang hadir secara langsung di Jakarta maupun yang mengikuti secara virtual dari Balikpapan melalui video conference di Ruang Rapat Makogabwilhan II Lantai 5, Tower A, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (18/6/2026).
Dalam arahannya, Muzafar menekankan pentingnya pemahaman terhadap tugas pokok Kogabwilhan II sebagaimana diatur dalam Peraturan Panglima TNI Nomor 9 Tahun 2025. Menurutnya, Kogabwilhan II memiliki peran strategis sebagai komando utama operasi yang bertindak sebagai penindak awal apabila terjadi konflik di wilayah tanggung jawabnya, baik dalam Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
“Kogabwilhan II juga berperan sebagai kekuatan penangkal terhadap ancaman dari luar serta sebagai pemulih kondisi keamanan negara yang terganggu akibat kekacauan keamanan di wilayahnya, yang seluruh pelaksanaannya dilaksanakan sesuai kebijakan Panglima TNI,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan interoperabilitas operasi gabungan antar matra guna menghadapi tantangan strategis yang semakin kompleks. Selain memperkuat sinergi antarsatuan, Kogabwilhan II akan meningkatkan kesiapan operasi di bidang maritim, udara, dan siber, serta memperkuat kemampuan dalam pelaksanaan bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
“Kita harus terus memperkuat sinergi dan interoperabilitas antar matra agar mampu melaksanakan tugas secara efektif dan profesional dalam setiap spektrum operasi,” tegasnya.
Selain menekankan aspek profesionalisme, Muzafar juga mengingatkan seluruh prajurit agar senantiasa menjaga lingkungan kerja yang kondusif dan membangun keharmonisan keluarga sebagai fondasi utama dalam mendukung pelaksanaan tugas.
“Saya mengajak seluruh prajurit untuk selalu menjaga kebersamaan, menciptakan suasana kerja yang positif, menyayangi keluarga, dan menjaga keharmonisan rumah tangga,” pesannya.
Kegiatan entry briefing tersebut dihadiri Kepala Staf Kogabwilhan II, Laksda TNI Isswarto, Inspektur Kogabwilhan II, Kapoksahli, serta para Asisten Kaskogabwilhan II.
Melalui entry briefing perdananya, Muzafar menegaskan komitmennya untuk membawa Kogabwilhan II menjadi organisasi yang semakin profesional, adaptif, dan siap menghadapi berbagai dinamika ancaman dalam rangka menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).