Home / Daerah

Indeks Daya Saing Daerah 2025: Surakarta Prioritaskan Inklusi Ekonomi

Media Bela Negara - 24 Februari 2026, 13:16 WIB

Jakarta- Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto menghadiri peluncuran Indeks Daya Saing Daerah 2025 oleh BRIN di Jakarta, Selasa (24/2/2026), guna memperkuat strategi pengentasan kemiskinan melalui inovasi daerah yang produktif.

Dalam forum bertajuk "Penguatan Daya Saing Daerah untuk Mewujudkan Daya Saing Nasional yang Produktif dan Inklusif" tersebut, Respati menegaskan pergeseran paradigma pembangunan di Surakarta. Menurutnya, keberhasilan inovasi kini tak lagi diukur dari kuantitas aplikasi digital yang diluncurkan pemerintah.

Ia menekankan bahwa efektivitas dalam menyelesaikan persoalan nyata di lapangan menjadi indikator utama. Fokusnya jelas: inovasi harus berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan dan pengangguran di Kota Bengawan.

Solo Technopark pun ditempatkan sebagai garda terdepan. Kawasan ini dioptimalkan sebagai pusat penghubung (hub) yang menyelaraskan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan spesifik dunia industri melalui program link and match.

Tantangan Kultural dan Ketegasan Intervensi Bansos

Meski fasilitas pelatihan telah disediakan secara cuma-cuma, Pemkot Surakarta masih membentur tembok rendahnya kesadaran masyarakat. Faktor ekonomi menjadi alasan klasik; warga berpenghasilan rendah sering kali tak mampu bertahan mengikuti pelatihan jangka panjang meski gratis.

Menyikapi hal ini, Respati menyiapkan langkah persuasif sekaligus tegas. Pemerintah daerah akan menggandeng tokoh masyarakat dan perangkat kewilayahan untuk memperluas sosialisasi hingga ke tingkat akar rumput.

Langkah lebih ekstrem bahkan telah disiapkan bagi warga yang tetap enggan produktif. Pemkot Surakarta berencana melakukan intervensi langsung kepada orang tua agar mendorong anak-anak mereka masuk ke dunia pelatihan.

Lebih jauh, sanksi sosial berupa pencabutan bantuan sosial (bansos) akan diberlakukan bagi warga yang terbukti menolak mengikuti program pelatihan kerja yang telah disiapkan pemerintah. Langkah ini diambil demi memastikan daya saing daerah meningkat secara inklusif dan berkelanjutan.

Share :

google.com, pub-1323206817749951, DIRECT, f08c47fec0942fa0

TERPOPULER


Lainnya