Home / Daerah

Kompol Denny Simanjuntak: Kolaborasi Jadi Kunci Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu

Media Bela Negara - 25 Mei 2026, 13:21 WIB

Jakarta – Kanit Unit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Denny Simanjuntak, mengapresiasi pelaksanaan Aksi Nasional Bersama Melawan Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu (OOT) yang dinilai menjadi langkah positif dalam memperkuat komitmen bersama mencegah peredaran dan penyalahgunaan obat-obatan tertentu di masyarakat.

“Terima kasih, kegiatan hari ini sangat positif. Kami menyambut baik kegiatan ini, termasuk dukungan dari sekolah Citra Jaya, karena ini merupakan bentuk komitmen dalam aksi nasional pencegahan penyalahgunaan obat-obatan tertentu,” ujar Kompol Denny Simanjuntak.

Menurutnya, komitmen dan kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan dalam menangani persoalan penyalahgunaan obat-obatan tertentu yang kini menjadi persoalan sosial serius.

“Dari kegiatan hari ini kita bisa melihat bahwa komitmen sangat dibutuhkan dalam menciptakan kolaborasi untuk penanganan peredaran obat-obatan tertentu. Tidak ada yang superior atau dominan, semua harus berperan aktif sesuai tupoksi atau tugas pokok masing-masing,” katanya.

Ia menegaskan, ketika seluruh pihak menjalankan perannya secara bersama-sama, maka persoalan peredaran obat-obatan tertentu dapat diatasi lebih efektif.

“Ketika terjadi kolaborasi, maka permasalahan sosial seperti peredaran obat-obatan tertentu ini bisa kita atasi,” lanjutnya.

Terkait maraknya toko obat yang menjual obat-obatan tertentu secara ilegal, Kompol Denny menyampaikan bahwa aparat kepolisian telah melakukan berbagai langkah penindakan sejak awal tahun.

“Terkait toko obat yang melakukan penjualan obat-obatan tertentu, kami sudah melakukan tindakan sejak Januari sampai sekarang. Datanya sudah ada dan sudah kami proses, baik oleh Polda, Polres, maupun Polsek,” ungkapnya.

Menurutnya, di setiap wilayah telah ada personel yang bertanggung jawab melakukan pengawasan dan penindakan terhadap toko-toko obat yang melanggar aturan.

“Di wilayah masing-masing sudah ada yang bertanggung jawab untuk penanganan maupun penindakan terhadap toko obat,” ujarnya.

Kompol Denny berharap masyarakat dapat terbebas dari peredaran obat-obatan tanpa izin yang dinilai sangat berbahaya karena dampaknya dapat menyebar secara luas.

“Harapannya masyarakat terbebas dari peredaran obat-obatan tanpa izin, karena ini sangat berbahaya dan dampaknya bersifat masif,” tegasnya.

Ia juga menyoroti meningkatnya penyalahgunaan obat-obatan tertentu di kalangan anak-anak dan pelajar.

“Khususnya tadi ada penyampaian bahwa anak-anak kecil, bahkan siswa sekolah dasar, sudah ada yang mengonsumsi. Ini tentu menjadi perhatian serius bagi kita semua,” pungkasnya.

Share :

google.com, pub-1323206817749951, DIRECT, f08c47fec0942fa0

TERPOPULER


Lainnya