Dalam upaya memperkuat profesionalisme dan kesiapsiagaan operasional prajurit matra laut, Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) III, Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, S.T., M.M., didampingi Ketua Daerah Kodaeral III Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, Ny. Hening UKI Prasetia, meresmikan Lapangan Tembak "Pangeran Aryadillah" milik Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten di Desa Salira, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Jumat (26/6).
Peresmian ini merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan Laut dalam menyediakan sarana latihan yang representatif, aman, dan sesuai dengan standar pembinaan kemampuan tempur. Di sela-sela kegiatan tersebut, dilaksanakan juga penanaman pohon.
Adapun fasilitas lapangan tembak baru ini, dirancang untuk mengasah akurasi dan ketangkasan prajurit Jalasena secara optimal. Untuk fasilitas yang diresmikan meliputi lapangan tembak pistol Jarak 25 meter dan lapangan tembak laras panjang untuk jarak 100 meter. Keberadaan sarana ini diharapkan mampu mendukung pembinaan kemampuan menembak prajurit secara masif dan berkala, guna menghadapi dinamika tugas operasi di lapangan yang semakin kompleks.
Sedangkan untuk pemilihan nama "Pangeran Aryadillah" bukan tanpa alasan. Nama tersebut disematkan sebagai bentuk penghormatan luhur kepada Panglima Perang Kesultanan Banten, putra dari Sultan Maulana Hasanuddin.
Sosok yang dikenal dengan gelar Pangeran Jaga Lautan ini termasyhur karena jiwa kepemimpinan, keberanian, serta pengabdiannya yang tanpa pamrih dalam menjaga kehormatan dan kedaulatan wilayah Banten.
Melalui penamaan ini, setiap prajurit Lanal Banten diharapkan dapat mewarisi semangat juang, loyalitas, serta dedikasi tinggi yang dicontohkan sang pangeran dalam mengemban tugas menjaga keamanan wilayah perairan Nusantara.
Dalam kesempatan tersebut Dankodaeral menegaskan bahwa, kemahiran menembak adalah menu wajib dan identitas dasar yang harus melekat pada diri setiap prajurit Jalasena.
"Kehadiran Lapangan Tembak 'Pangeran Aryadillah' ini harusnya menjadi sarana strategis dalam meningkatkan kemampuan menembak, memperkuat profesionalisme, dan mempertajam naluri tempur prajurit.
Kita harus selalu siap sedia dalam mendukung pelaksanaan tugas operasional demi menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia, khususnya di wilayah kerja Lanal Banten," pungkas pimpinan tertinggi di jajaran Kodaeral III ini.