Home / Daerah

PPGL Perkuat Strategi Bisnis Setelah Laba dan Pendapatan Tertekan di 2025

Media Bela Negara - 19 Mei 2026, 16:48 WIB

Jakarta – PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) menghadapi tekanan kinerja sepanjang tahun buku 2025 seiring melambatnya industri logistik nasional. Perseroan mencatat penurunan pendapatan dan laba di tengah turunnya volume pengiriman serta meningkatnya biaya operasional.


Hal itu disampaikan Direktur Utama PPGL Darmawan Suryadi dalam paparan publik Perseroan di Jakarta, Selasa (19/5/2026).


PPGL membukukan pendapatan usaha sebesar Rp175,23 miliar pada 2025 atau turun 17,24 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp211,73 miliar.
“Pendapatan usaha tercatat sebesar Rp175,23 miliar, mengalami penurunan sebesar 17,24 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp211,73 miliar,” ujar Darmawan.


Penurunan pendapatan turut menekan laba Perseroan. Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp14,56 miliar, turun dari Rp19,23 miliar pada 2024. Sementara laba komprehensif tahun berjalan turun 25,78 persen menjadi Rp9,50 miliar dibandingkan Rp12,96 miliar pada tahun sebelumnya.


Kondisi industri logistik yang belum sepenuhnya pulih menjadi tantangan utama Perseroan sepanjang tahun lalu. Di tengah persaingan tarif yang semakin ketat, pelaku usaha juga menghadapi kenaikan biaya distribusi dan operasional.
Meski kinerja laba tertekan, PPGL masih mencatat pertumbuhan aset yang cukup signifikan. Total aset Perseroan naik 59,25 persen menjadi Rp411,85 miliar.


Namun, kenaikan aset tersebut juga diiringi peningkatan liabilitas yang melonjak 136,45 persen menjadi Rp267,53 miliar. Kondisi itu membuat rasio utang Perseroan ikut meningkat.


Debt to Equity Ratio (DER) tercatat naik menjadi 185,3 persen dari sebelumnya 77,7 persen. Sementara Debt to Asset Ratio (DAR) meningkat menjadi 64,96 persen.
Menghadapi kondisi tersebut, PPGL memilih fokus menjaga pelanggan eksisting sambil memperluas pasar baru untuk menopang pertumbuhan pada 2026.


Menurut Darmawan, Perseroan terus berupaya mempertahankan kualitas layanan kepada pelanggan lama sekaligus meningkatkan penetrasi pasar untuk memperoleh pelanggan baru.


Langkah itu dinilai penting di tengah persaingan industri logistik yang semakin menuntut efisiensi biaya dan kecepatan layanan.


PPGL juga menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan strategi operasional yang lebih optimal guna memperbaiki kinerja Perseroan pada tahun berjalan.
Sebagai perusahaan jasa logistik, PPGL tetap mempertahankan visi sebagai penyedia layanan one-stop service bagi eksportir dan importir di Indonesia.

Share :

google.com, pub-1323206817749951, DIRECT, f08c47fec0942fa0

TERPOPULER


Lainnya