Jakarta, 25 Juni 2026 PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (“Perseroan” atau “DPUM”) menyampaikan optimisme terhadap pencapaian target produksi dan penjualan tahun 2026 seiring dengan terus membaiknya kinerja operasional dan meningkatnya permintaan pasar, khususnya dari segmen ekspor.
Perseroan menegaskan bahwa insiden kebakaran yang terjadi sebelumnya tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional maupun proses produksi. Seluruh aktivitas utama Perseroan tetap berjalan normal dan komitmen kepada pelanggan dapat dipenuhi sesuai jadwal.
Untuk tahun 2026, Perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp1,66 triliun atau meningkat sekitar 32,2% dibandingkan tahun sebelumnya. EBITDA diproyeksikan mencapai Rp84,3 miliar dengan EBITDA Margin sekitar 5,0%.
Peningkatan kinerja tersebut didorong oleh pertumbuhan penjualan ekspor yang terus menunjukkan tren positif, didukung oleh permintaan produk perikanan yang tetap kuat di pasar internasional serta penguatan jaringan pelanggan Perseroan.
"Kami melihat peluang pertumbuhan yang sangat baik pada pasar ekspor. Dengan kondisi operasional yang tetap terjaga dan berbagai inisiatif peningkatan efisiensi yang telah dilakukan, kami optimis target produksi dan penjualan tahun 2026 dapat tercapai," ujar Ibu Sherley.
Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang, Perseroan juga menyiapkan program belanja modal (CAPEX) hingga Rp100 miliar yang akan direalisasikan secara bertahap hingga akhir tahun. Dana tersebut akan digunakan untuk penambahan fasilitas produksi, peningkatan kapasitas pengolahan, penguatan fasilitas penyimpanan dingin (cold storage), serta modernisasi fasilitas pendukung lainnya.
Untuk mendukung program ekspansi tersebut, Perseroan merencanakan pendanaan melalui kombinasi Right Issue dan penerbitan surat utang sehingga struktur pendanaan tetap terjaga secara optimal.
Perseroan juga menyampaikan bahwa berdasarkan hasil valuasi internal menggunakan metode Discounted Cash Flow (DCF), nilai wajar saham Perseroan diperkirakan mencapai Rp214 per saham. Nilai tersebut mencerminkan prospek pertumbuhan usaha, peningkatan profitabilitas, dan potensi penciptaan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham.
Dengan strategi ekspansi yang terukur, pertumbuhan penjualan ekspor yang kuat, serta penguatan kapasitas produksi, Perseroan optimis dapat terus meningkatkan kinerja dan memperkuat posisinya sebagai salah satu pelaku industri perikanan terintegrasi di Indonesia.