JAKARTA – Semangat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mewarnai penyelenggaraan Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 yang mengusung tema “UMKM Bhayangkari Nusantara Berdaya, Bhayangkari Berkarya” yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 21–25 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM binaan Bhayangkari dari berbagai daerah di Indonesia untuk mempromosikan produk unggulan sekaligus memperluas akses pasar.
Melalui pameran yang menghadirkan beragam produk kuliner, fesyen, kriya, hingga kerajinan khas daerah, Kreasi Bhayangkari Nusantara tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga menjadi bentuk nyata komitmen Bhayangkari dalam mendorong lahirnya UMKM yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan produk-produk lokal.
Salah satu pelaku UMKM yang turut meramaikan Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 adalah Ibu Rahayu Irene, yang merupakan salah satu anggota Bhayangkari Bengkulu sekaligus Owner AyuKitchen89.
Dalam ajang Kreasi Bhayangkari Ayukitchen 89 menghadirkan beragam menu kuliner khas Nusantara dengan sajian andalan soto Makassar yang menjadi favorit para pengunjung.
“Produk unggulan yang kami bawa di Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara yaitu soto Makassar, es pisang ijo, bakwan Malang, dan beberapa menu best seller lainnya. Yang paling diminati adalah soto Makassar karena kami memang berasal dari Sulawesi Selatan,” ujar Rahayu.
Selain soto Makassar, AyuKitchen89 juga menawarkan es pisang ijo, bakwan Malang, dan sejumlah menu favorit lainnya dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp35 ribu hingga Rp50 ribu per porsi.
Rahayu menuturkan, AyuKitchen89 merupakan usaha kuliner keluarga yang dirintis sejak masa pandemi COVID-19. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat itu, ia bersama keluarga memilih untuk tetap bertahan dan mengembangkan usaha hingga kini.
“Kami membangun usaha ini sejak masa COVID-19. Alhamdulillah sampai hari ini berjalan dengan baik. Tantangan terbesar memang di awal pandemi, tetapi kondisi itu justru membuat kami lebih konsisten dalam menjalankan usaha,” katanya.
Menurut Rahayu, konsistensi dalam menjaga kualitas menjadi kunci agar pelanggan tetap mempercayai produk yang ditawarkan. Karena itu, AyuKitchen89 selalu mengutamakan penggunaan bahan baku berkualitas serta menerapkan standar kebersihan dan higienitas dalam setiap proses pengolahan makanan.
“Kami terus meningkatkan kualitas dengan menggunakan bahan baku yang berkualitas, menjaga kebersihan, dan memastikan seluruh proses pengolahan tetap higienis,” jelasnya.
Keikutsertaan dalam Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan usahanya. Rahayu mengaku penjualan produknya mengalami peningkatan sejak hari pertama penyelenggaraan bazar dan terus bertambah pada hari berikutnya.
“Ada peningkatan. Dari hari pertama penjualan kami terus naik hingga hari kedua. Kegiatan ini sangat efektif sebagai ajang promosi bagi UMKM,” ungkapnya.
Rahayu menambahkan, AyuKitchen89 telah mengikuti Bazar Kreasi Bhayangkari selama empat tahun berturut-turut. Baginya, kegiatan tersebut bukan sekadar menjadi tempat berjualan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan produk unggulan kepada masyarakat yang lebih luas, memperluas jaringan pemasaran, serta mempererat silaturahmi antarpelaku UMKM Bhayangkari dari berbagai daerah.
Ia berharap Kreasi Bhayangkari Nusantara dapat terus diselenggarakan sebagai wadah pemberdayaan UMKM sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
“Harapan kami, UMKM Bhayangkari terus menjadi wadah bagi para pelaku usaha untuk berkembang dan semakin maju. Kami juga berharap UMKM Bhayangkari dapat menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan,” tutupnya.